RelatedPosts. Surat At Taubah Ayat 119 Teks Arab dan Latin Serta Artinya Salah satu ayat yang berbicara mengenai kejujuran adalah ayat yang terdapat. Doa Ruqyah dan tolak bala untuk menangkal Sihir, santet serta Penyakit. Ayat Tentang Bekal Terbaik Adalah Taqwa Dan Artinya Bekal Terbaik Adalah Taqwa Sebagai orang yang beriman pastinya kita
9 At-Taubah. Ayat 119. QS. At-Taubah Ayat 119. ููฐูุงููููููุง ุงูููุฐููููู ุงูฐู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงููููฐูู ููููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููฐุฏููููููู. 119. Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar.
SurahAt-Taubah Juz 11 lengkap dari ayat 94 sampai ayat 129, surat At-Taubah tulisan arab dan artinya atau terjemahannya dalam bahasa IslamDNet. IslamDNet blog berisi Kumpulan doa sehari-hari lengkap tulisan arab latin dan artinya, Al-Qur'an juz 1-30,Surah pilihan, Hadist pilihan, Ilmu Fiqih, Sejarah Islam, Ibadah sesuai sunnah, Khazanah
Suratal-Anfal memiliki 75 ayat dan diturunkan di kota Madinah. Surat ini disebut al-Anfal yang berarti kelebihan dikarenakan adanya kata al-Anfal di ayat pertama surat ini. Ayat ke 4 Artinya: Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki
TafsirSurat At-Taubah Ayat 119 (Terjemah Arti) Paragraf di atas merupakan Surat At-Taubah Ayat 119 dengan text arab, latin dan artinya. Ditemukan beberapa penafsiran dari para ahli ilmu berkaitan isi surat At-Taubah ayat 119, sebagiannya sebagaimana berikut: Wahai orang-orang yang briman kepada Allah dan rasulNya serta melaksanakan syariatNya
BacaanSurat Al A'la Ayat 1-19, Latin, dan Artinya. 1. ุณูุจููุญู ุงุณูู
ู ุฑูุจูููู ุงููุฃูุนูููู. Bacaan latin: sabbihisma rabbikal-a'lฤ. Artinya: "Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi, 2. ุงูููุฐูู ุฎููููู ููุณููููููฐ. Bacaan latin: allazฤซ khalaqa fa sawwฤ. Artinya: "Yang menciptakan, lalu
SuratAt-Taubah Ayat 119. Lafal Q.S. At-Taubah, 9: 119. Baca: 99 Asmaul Husna Latin dan Artinya Lengkap Al-Karim juga berarti Maha Pemberi, karena Allah Swt. senantiasa memberikan segala sesuatu yang diperlukan makhluk hidup di muka bumi ini. Oleh karena itu, manusia tidak boleh sombong dengan apa yang dimilikinya karena semua itu adalah
Sempurnakanlahtakaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Apabila kamu berbicara, lakukanlah secara adil sekalipun dia kerabat (-mu). Penuhilah pula janji Allah. Demikian itu Dia perintahkan kepadamu agar kamu mengambil pelajaran." (Qs. al-An'am ayat 152)
lPvDA2. Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat dan hendaklah kalian bersama orang-orang yang benar dalam hal iman dan menepati janji untuk itu kalian harus menetapi kebenaran. Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah kalian dalam ketakwaan dan keimanan, dan jadilah kalian bersama orang-orang yang benar dalam perkataan dan perbuatan mereka. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021331 Link sumber Baik dalam perkataan, perbuatan, maupun keadaan, di mana hati mereka selamat dari niat buruk, berhati ikhlas dan berniat baik. Perlu diketahui. Bahwa kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa seseorang ke surga.
Surat At Taubah Ayat 119, Artinya, Tafsir dan KandunganSurat At Taubah ayat 119 adalah salah satu ayat tentang taqwa dan kejujuran. Berikut ini arti, tafsir dan kandungan Surat At Taubah ayat Surat At Taubah secara keseluruhan, ayat 119 ini juga tergolong madaniyah. Yakni turun setelah Rasulullah hijrah ke Madinah. Dinamakan Surat At Taubahุงูุชูุจุฉ karena banyak diulang kata taubat dalam surat ini. Yakni pada ayat 3, ayat 5, ayat 11, ayat 27, ayat 74, ayat 104, ayat 112 dan At Taubah Ayat 119 Beserta ArtinyaBerikut ini Surat At Taubah ayat 119 dalam tulisan Arab, tulisan latin dan artinya dalam bahasa Indonesiaููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู ููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏููููููYaa ayyuhal ladziina aamanut taqullooha wa kuunuu maโash shoodiqiinArtinyaHai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang NuzulSurat At Taubah ayat 119 ini turun sepaket dengan dua ayat sebelumnya. Tiga ayat, yakni ayat 117-119, turun berkenaan dengan taubatnya Kaโab bin Malik, Murarah bin Rabiโ dan Hilal bin tidak ikut Perang Tabuk. Kaโab bin Malik sebenarnya telah mempersiapkan kendaraan perang dan perbekalan. Namun entah kenapa, ia menunda-nunda. Ketika Rasulullah dan pasukan telah berangkat, ia berencana menyusul keesokan harinya. Ia masih sibuk dengan urusannya yang saat itu kebun-kebunnya sedang berlalu beberapa hari dan pasukan muslim sudah jauh, Kaโab tidak juga berangkat. Ia merasa sedih dan kesedihan itu semakin kuat ketika terdengar kabar Rasulullah dalam perjalanan pulang dari Perang Tabuk. Kaโab sempat berpikir mencari alasan dengan berdusta. Namun begitu terdengar Rasulullah telah dekat, hilang semua rencana itu. Kaโab sadar, kalaupun ia bisa berbohong, Allah akan mengungkap Rasulullah tiba di Masjid kemudian selesai shalat dua rakaat, orang-orang munafik yang tidak ikut berperang segera mendatangi beliau. Mereka mengemukakan alasan dengan berdusta agar dimaafkan Rasulullah. Rasulullah pun tidak menghukum Kaโab, ia tidak mengemukakan alasan apa pun. Ia mengakui dirinya bersalah tidak berangkat. Rasulullah mendiamkannya. Rasulullah menyatakan bahwa Kaโab telah berkata jujur. Beliau meminta Kaโab pergi hingga Allah menurunkan itu pun turun. Iqab sanksi atas Kaโab, Murarah dan Hilal adalah tidak diajak komunikasi kaum muslimin selama 50 hari. Pada 10 hari terakhir, istrinya pun dilarang komunikasi. Kaโab merasa bumi menjadi sangat sempit. Ia seakan hidup sendiri tanpa teman tanpa saudara. Di hari ke-50, Allah menurunkan Surat At Taubah ayat 117-119. Bahwa Allah menerima taubat mereka dan menyerukan untuk tetap jujur serta membersamai orang-orang yang benar dan asbabun nuzul ayat ini, Kaโab sangat bersyukur telah berkata jujur. Ia pun berjanji kepada Rasulullah untuk tetap memegang kejujuran sepanjang Surat At Taubah Ayat 119Tafsir Surat At Taubah ayat 119 ini disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Tafsir Al Azhar dan Tafsir Al Munir. Ada tiga poin penting dalam ayat ini yakni perintah taqwa, berlaku jujur dan berjamaah bersama orang-orang yang ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู ููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏููููููHai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. QS. At Taubah 1191. Perintah TaqwaAllah Subhanahu wa Taโala menyeru orang-orang yang beriman untuk ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงููููููHai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah,Ketika menafsirkan ayat ini, Sayyid Qutb menuliskan dalam Tafsir Fi Zhilalil Qurโan, โDalam kisah ampunan atas orang-orang yang ragu-ragu dan orang yang tak ikut serta dalam perang. Dan dalam nuansa unsur kejujuran yang tampak dalam kisah tiga orang yang tak ikut perang; datanglah seruan bagi seluruh orang yang beriman untuk bertaqwa kepada Allah.โAllah memerintah orang-orang yang beriman untuk bertaqwa karena taqwa itulah yang akan membawa keberuntungan. Allah menginginkan hamba-Nya masuk surga maka Dia menyeru mereka mengambil kunci surga yakni taqwa. Kapan pun dan di mana pun, taqwa harus selalu ada sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallamุงูุชูููู ุงูููู ุญูููุซูู
ูุง ููููุชูโBertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau beradaโ HR. TirmidziTaqwa selalu berbuah manis. Baik di dunia, terlebih nanti di akhirat. โMeskipun terkadang ujian yang ditempuh sangat berat, hendaklah taqwa tetap menjadi pegangan kita,โ kata Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar. โKaโab dan kedua temannya telah mempertahankan taqwa meskipun mereka menderita sementara, dikucilkan selama 50 hari.โSecara umum, taqwa adalah menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Baik di saat sendiri maupun bersama manusia Berlaku JujurPenggalan ayat berikutnya memerinthakan untuk berlaku ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏููููููdan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.โYakni jujurlah kalian dan tetaplah kalian dalam kejujuran,โ kata Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat ini. โNiscaya kalian akan termasuk orang-orang yang jujur dan selamat dari kebinasaan serta menjadikan bagi kalian jalan keluar dari urusan kalian.โBuya Hamka mengatakan, โKejujuran kadang-kadang meminta pengorbanan dan penderitaan. Tetapi mereka tetap bertahan pada kejujuran. Mereka tetap mengambil pihak dan memilih hidup bersama dalam daftar orang yang benar dan jujur.โOrang yang senantiasa jujur, sebagaimana Kaโab bin Malik, mereka akan mendapat banyak kebaikan dan kelak dimasukkan ke dalam surga-Nya. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallamุนูููููููู
ู ุจูุงูุตููุฏููู ุ ููุฅูููู ุงูุตููุฏููู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููุจูุฑูู ุ ููุฅูููู ุงููุจูุฑูู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููุฌููููุฉู ุ ููู
ูุง ููุฒูุงูู ุงูุฑููุฌููู ููุตูุฏููู ููููุชูุญูุฑููู ุงูุตููุฏููู ุญูุชููู ููููุชูุจู ุนูููุฏู ุงูููู ุตูุฏููููููุง ุ ููุฅููููุงููู
ู ููุงููููุฐูุจู ุ ููุฅูููู ุงููููุฐูุจู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููููุฌูููุฑู ุ ููุฅูููู ุงููููุฌูููุฑู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููููุงุฑู ุ ููู
ูุง ููุฒูุงูู ุงูุฑููุฌููู ููููุฐูุจู ููููุชูุญูุฑููู ุงููููุฐูุจู ุญูุชููู ููููุชูุจู ุนูููุฏู ุงูููู ููุฐููุงุจูุงโHendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantar ke surga. Dan seseorang yang terus menerus berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allรขh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan mengantar ke neraka. Dan seseorang yang terus menerus berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta pembohong.โ HR. Bukhari dan MuslimJujur adalah karakter orang beriman. Dalam kisah Kaโab yang merupakan asbabun nuzul ayat ini, tampaklah bagaimana orang-orang munafik berbohong demi menyelamatkan diri. Agar mereka tidak dihukum Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Mereka berdusta agar selamat dari sanksi adalah karakter orang beriman. Seorang mukmin tidak mungkin menjadi ููุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฃูููููููู ุงููู
ูุคูู
ููู ุฌูุจูุงููุง ููููุงูู ููุนูู
ู ููููููู ูููู ุฃูููููููู ุงููู
ูุคูู
ููู ุจูุฎููููุง ููููุงูู ููุนูู
ู ููููููู ูููู ุฃูููููููู ุงููู
ูุคูู
ููู ููุฐููุงุจูุง ููููุงูู ููุงูDitanyakan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, โMungkinkah seorang mukmin itu pengecut?โ. Rasulullah menjawab, โMungkin.โ Ditanyakan lagi, โMungkinkah seorang mukmin itu bakhil?โ Rasulullah menjawab, โMungkin.โ Ditanyakan lagi, โMungkinkah seorang mukmin itu pembohong?โ Rasulullah menjawab, โTidak!โ Diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Al Muwattaโ dan Imam Al Baihaqi dalam Syuโabul Iman3. Bersama Orang-Orang yang JujurTak cukup berlaku jujur, seorang mukmin harus bersama dengan orang-orang yang ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏููููููdan hendaklah kamu bersama orang-orang yang bin Amr menafsirkan, โyaitu bersama Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya.โAyat ini juga mengisyaratkan agar kita berjamaah bersama orang-orang yang beriman, bertaqwa, senantiasa memegang kebenaran dan kejujuran.โOleh karena itu, mereka diserukan untuk bertaqwa kepada Allah dan selalu bersama orang-orang yang benar,โ kata Sayyid Qutb dalam Tafsir Fi Zhilalil Quran. Demikian pula Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar juga menegaskan makna Surat At Taubah Ayat 119Dari penjelasan tafsir di atas, kita bisa menyimpulkan isi kandungan Surat At Taubah ayat 119 sebagai berikut1. Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk bertaqwa. Yakni senantiasa berusaha menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk jujur baik dalam perkataan maupun Jujur adalah tanda keimanan dan bukti ketaqwaan. Sebaliknya, dusta adalah tanda kemunafikan dan bertentangan dengan Allah memerintahkan orang-orang yang beriman berada di pihak kebenaran dan Surat At Taubah ayat 119 ini juga mengisyaratkan pentingnya berjamaah bersama dengan orang-orang yang berpegang pada kebenaran dan Surat At Taubah ayat 119 mulai dari tulisan Arab dan latin, terjemah dalam bahasa Indonesia, asbabun nuzul, tafsir dan isi kandungan maknanya. Semoga bermanfaat dan semoga kita termasuk orang yang bertaqwa dan senantiasa menjaga kejujuran. Wallahu aโlam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]
Surat At Taubah ayat 119 adalah salah satu ayat tentang taqwa dan kejujuran. Berikut ini arti, tafsir dan kandungan Surat At Taubah ayat 119. Sebagaimana Surat At Taubah secara keseluruhan, ayat 119 ini juga tergolong madaniyah. Yakni turun setelah Rasulullah hijrah ke Madinah. Dinamakan Surat At Taubahุงูุชูุจุฉ karena banyak diulang kata taubat dalam surat ini. Yakni pada ayat 3, ayat 5, ayat 11, ayat 27, ayat 74, ayat 104, ayat 112 dan 117. Berikut ini Surat At Taubah ayat 119 dalam tulisan Arab, tulisan latin dan artinya dalam bahasa Indonesia ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู ููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏูููููู Yaa ayyuhal ladziina aamanut taqullooha wa kuunuu maโash shoodiqiin ArtinyaHai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. Asbabun Nuzul Surat At Taubah ayat 119 ini turun sepaket dengan dua ayat sebelumnya. Tiga ayat, yakni ayat 117-119, turun berkenaan dengan taubatnya Kaโab bin Malik, Murarah bin Rabiโ dan Hilal bin Umayyah. Ketiganya tidak ikut Perang Tabuk. Kaโab bin Malik sebenarnya telah mempersiapkan kendaraan perang dan perbekalan. Namun entah kenapa, ia menunda-nunda. Ketika Rasulullah dan pasukan telah berangkat, ia berencana menyusul keesokan harinya. Ia masih sibuk dengan urusannya yang saat itu kebun-kebunnya sedang berbuah. Hingga berlalu beberapa hari dan pasukan muslim sudah jauh, Kaโab tidak juga berangkat. Ia merasa sedih dan kesedihan itu semakin kuat ketika terdengar kabar Rasulullah dalam perjalanan pulang dari Perang Tabuk. Kaโab sempat berpikir mencari alasan dengan berdusta. Namun begitu terdengar Rasulullah telah dekat, hilang semua rencana itu. Kaโab sadar, kalaupun ia bisa berbohong, Allah akan mengungkap kebohongannya. Ketika Rasulullah tiba di Masjid kemudian selesai shalat dua rakaat, orang-orang munafik yang tidak ikut berperang segera mendatangi beliau. Mereka mengemukakan alasan dengan berdusta agar dimaafkan Rasulullah. Rasulullah pun tidak menghukum mereka. Giliran Kaโab, ia tidak mengemukakan alasan apa pun. Ia mengakui dirinya bersalah tidak berangkat. Rasulullah mendiamkannya. Rasulullah menyatakan bahwa Kaโab telah berkata jujur. Beliau meminta Kaโab pergi hingga Allah menurunkan keputusan-Nya. Keputusan itu pun turun. Iqab sanksi atas Kaโab, Murarah dan Hilal adalah tidak diajak komunikasi kaum muslimin selama 50 hari. Pada 10 hari terakhir, istrinya pun dilarang komunikasi. Kaโab merasa bumi menjadi sangat sempit. Ia seakan hidup sendiri tanpa teman tanpa saudara. Di hari ke-50, Allah menurunkan Surat At Taubah ayat 117-119. Bahwa Allah menerima taubat mereka dan menyerukan untuk tetap jujur serta membersamai orang-orang yang benar dan jujur. Dengan asbabun nuzul ayat ini, Kaโab sangat bersyukur telah berkata jujur. Ia pun berjanji kepada Rasulullah untuk tetap memegang kejujuran sepanjang hayatnya. Baca juga Ayat Kursi Tafsir Surat At Taubah Ayat 119 Tafsir Surat At Taubah ayat 119 ini disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Tafsir Al Azhar dan Tafsir Al Munir. Ada tiga poin penting dalam ayat ini yakni perintah taqwa, berlaku jujur dan berjamaah bersama orang-orang yang jujur. ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู ููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏูููููู Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. QS. At Taubah 119 1. Perintah Taqwa Allah Subhanahu wa Taโala menyeru orang-orang yang beriman untuk bertaqwa. ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, Ketika menafsirkan ayat ini, Sayyid Qutb menuliskan dalam Tafsir Fi Zhilalil Qurโan, โDalam kisah ampunan atas orang-orang yang ragu-ragu dan orang yang tak ikut serta dalam perang. Dan dalam nuansa unsur kejujuran yang tampak dalam kisah tiga orang yang tak ikut perang; datanglah seruan bagi seluruh orang yang beriman untuk bertaqwa kepada Allah.โ Allah memerintah orang-orang yang beriman untuk bertaqwa karena taqwa itulah yang akan membawa keberuntungan. Allah menginginkan hamba-Nya masuk surga maka Dia menyeru mereka mengambil kunci surga yakni taqwa. Kapan pun dan di mana pun, taqwa harus selalu ada sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ุงูุชูููู ุงูููู ุญูููุซูู
ูุง ููููุชู โBertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau beradaโ HR. Tirmidzi Taqwa selalu berbuah manis. Baik di dunia, terlebih nanti di akhirat. โMeskipun terkadang ujian yang ditempuh sangat berat, hendaklah taqwa tetap menjadi pegangan kita,โ kata Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar. โKaโab dan kedua temannya telah mempertahankan taqwa meskipun mereka menderita sementara, dikucilkan selama 50 hari.โ Secara umum, taqwa adalah menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Baik di saat sendiri maupun bersama manusia lainnya. Baca juga Surat Al Maidah Ayat 48 2. Berlaku Jujur Penggalan ayat berikutnya memerinthakan untuk berlaku jujur. ููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏูููููู dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. โYakni jujurlah kalian dan tetaplah kalian dalam kejujuran,โ kata Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat ini. โNiscaya kalian akan termasuk orang-orang yang jujur dan selamat dari kebinasaan serta menjadikan bagi kalian jalan keluar dari urusan kalian.โ Buya Hamka mengatakan, โKejujuran kadang-kadang meminta pengorbanan dan penderitaan. Tetapi mereka tetap bertahan pada kejujuran. Mereka tetap mengambil pihak dan memilih hidup bersama dalam daftar orang yang benar dan jujur.โ Orang yang senantiasa jujur, sebagaimana Kaโab bin Malik, mereka akan mendapat banyak kebaikan dan kelak dimasukkan ke dalam surga-Nya. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ุนูููููููู
ู ุจูุงูุตููุฏููู ุ ููุฅูููู ุงูุตููุฏููู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููุจูุฑูู ุ ููุฅูููู ุงููุจูุฑูู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููุฌููููุฉู ุ ููู
ูุง ููุฒูุงูู ุงูุฑููุฌููู ููุตูุฏููู ููููุชูุญูุฑููู ุงูุตููุฏููู ุญูุชููู ููููุชูุจู ุนูููุฏู ุงูููู ุตูุฏููููููุง ุ ููุฅููููุงููู
ู ููุงููููุฐูุจู ุ ููุฅูููู ุงููููุฐูุจู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููููุฌูููุฑู ุ ููุฅูููู ุงููููุฌูููุฑู ููููุฏููู ุฅูููู ุงููููุงุฑู ุ ููู
ูุง ููุฒูุงูู ุงูุฑููุฌููู ููููุฐูุจู ููููุชูุญูุฑููู ุงููููุฐูุจู ุญูุชููู ููููุชูุจู ุนูููุฏู ุงูููู ููุฐููุงุจูุง โHendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantar ke surga. Dan seseorang yang terus menerus berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allรขh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan mengantar ke neraka. Dan seseorang yang terus menerus berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta pembohong.โ HR. Bukhari dan Muslim Jujur adalah karakter orang beriman. Dalam kisah Kaโab yang merupakan asbabun nuzul ayat ini, tampaklah bagaimana orang-orang munafik berbohong demi menyelamatkan diri. Agar mereka tidak dihukum Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Mereka berdusta agar selamat dari sanksi dunia. Jujur adalah karakter orang beriman. Seorang mukmin tidak mungkin menjadi pembohong. ููููู ููุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฃูููููููู ุงููู
ูุคูู
ููู ุฌูุจูุงููุง ููููุงูู ููุนูู
ู ููููููู ูููู ุฃูููููููู ุงููู
ูุคูู
ููู ุจูุฎููููุง ููููุงูู ููุนูู
ู ููููููู ูููู ุฃูููููููู ุงููู
ูุคูู
ููู ููุฐููุงุจูุง ููููุงูู ููุงู Ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, โMungkinkah seorang mukmin itu pengecut?โ. Rasulullah menjawab, โMungkin.โ Ditanyakan lagi, โMungkinkah seorang mukmin itu bakhil?โ Rasulullah menjawab, โMungkin.โ Ditanyakan lagi, โMungkinkah seorang mukmin itu pembohong?โ Rasulullah menjawab, โTidak!โ Diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Al Muwattaโ dan Imam Al Baihaqi dalam Syuโabul Iman Baca juga Surat Al Hujurat Ayat 12 3. Bersama Orang-Orang yang Jujur Tak cukup berlaku jujur, seorang mukmin harus bersama dengan orang-orang yang jujur. ููููููููุง ู
ูุนู ุงูุตููุงุฏูููููู dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. Abdullah bin Amr menafsirkan, โyaitu bersama Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya.โ Ayat ini juga mengisyaratkan agar kita berjamaah bersama orang-orang yang beriman, bertaqwa, senantiasa memegang kebenaran dan kejujuran. โOleh karena itu, mereka diserukan untuk bertaqwa kepada Allah dan selalu bersama orang-orang yang benar,โ kata Sayyid Qutb dalam Tafsir Fi Zhilalil Quran. Demikian pula Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar juga menegaskan makna ini. Baca juga Isi Kandungan Surat At Taubah Ayat 119 Kandungan Surat At Taubah Ayat 119 Dari penjelasan tafsir di atas, kita bisa menyimpulkan isi kandungan Surat At Taubah ayat 119 sebagai berikut 1. Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk bertaqwa. Yakni senantiasa berusaha menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. 2. Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk jujur baik dalam perkataan maupun perbuatan. 3. Jujur adalah tanda keimanan dan bukti ketaqwaan. Sebaliknya, dusta adalah tanda kemunafikan dan bertentangan dengan taqwa. 4. Allah memerintahkan orang-orang yang beriman berada di pihak kebenaran dan kejujuran. 5. Surat At Taubah ayat 119 ini juga mengisyaratkan pentingnya berjamaah bersama dengan orang-orang yang berpegang pada kebenaran dan kejujuran. Demikian Surat At Taubah ayat 119 mulai dari tulisan Arab dan latin, terjemah dalam bahasa Indonesia, asbabun nuzul, tafsir dan isi kandungan maknanya. Semoga bermanfaat dan semoga kita termasuk orang yang bertaqwa dan senantiasa menjaga kejujuran. Wallahu aโlam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]